andi yaurie :: aeromodelingpemula :: Watampone :: South Celebes :: Indonesia

Selasa, 13 Mei 2008

Auto Pilot Pesawat Aeromodeling


Auto pilot bukan hanya dikenal dalam dunia penerbangan 'nyata', namun ternyata digunakan juga dalam dunia aeromodeling. Ketenaran alat ini mungkin tidak sebeken dengan komponen aeromodeling lainnya misalnya engine, propeller, dan servo. Alhasil, belum banyak aeromodeller mengetahui bahkan menggunakan alat ini.

Dari namanya saja kita bisa perkirankan fungsi alat ini. Fungsinya sama dengan namanya. Mengendalikan pesawat dengan otomatis. Namun tidak berarti bahwa 100% tanpa campur tangan 'pilot' pemegang remote control. Sang 'pilot' tetap dibutuhkan untuk proses take off dan landing.

Sepengetahuan penulis (maaf kalo masih keliru), berdasarkan jenis sensor yang digunakan auto pilot aeromodeling terdiri atas dua tipe. Jenis pertama menggunakan sensor cahaya. Jenis kedua yakni dengan mengandalkan temperatur. Bentuknya berupa kotak kecil sehingga praktis ditempel pada bagian bawah fuselage. Setiap sudut masing-masing dilengkapi dengan sebuah sensor. Terdapat sebuah alat lagi yang disambungkan dari sensor melalui empat buah kabel. Alat ini ditempatkan dalam fuselage yang selanjutnya dihubungkan dengan servo aileron dan elevator.

Prinsip kerjanya, jika pesawat belok kiri atau kanan dan stik elevator pada transmitter atau radio control dilepaskan, dengan segera auto pilot akan mengoreksi posisi pesawat pada posisi level atau stabil. Begitu pula dengan proses kerja pada elevator. Jadi alat ini bisa mencegah pesawat stall karena pada saat 'pilot' mengalami kesalahan kecil atau lengah yang berpotensi pesawat stall dan crash maka auto pilot dengan segera memposisikan pesawat stabil.

Tidak ada salahnya para pemula aeromodeling mencoba alat yang satu ini...

Denpasar, 13 Mei 2008

1 komentar:

Unknown mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.